Dewi Persik Naksir Toni


Toni pinjem motor Harley-nya Papi Clinton. Awalnya keliling-keliling sekitar patung Liberty. Tapi tiba-tiba sampai ke Nevada, deket terminal angkot New Jersey. Karena saat itu malam hari, dengan logika patology yang dilegalisir, mendengar suara dangdut, langsung saja Tony arahkan motor ke sono. Wah, ada yang nanggap dangdut. Gak tau, siapa yang mau sunatan besoknya.

Kebetulan sekali yang menjadi penyanyi waktu itu Dewi Persik duet dengan Mick Jagger. Toni inget, lagu yang mereka bawa judulnya Lari Pagi-nya Bang Oma Irama. Luar biasa, Toni senang, karena Dewi Persik membantu kampanye sosial Toni tentang khasiat lari pagi yang bisa mencegah asam urat, diabetes, ayan dan ejakulasi dini.

Padahal waktu itu, ribuan lho penontonnya. Sederet artis internasional hadir di acara sunatan yang nanggap dangdut itu. Dari Jaja Miharja, Rano Karno, Sylvester Stallone, Van Damme... Mpok Atik juga ada dan pastinya Toni Blank ini he he he. Herannya mata Dewi Persik lihat ke aku wae. Ya, kali memang karena Toni terlihat paling macho, yo? Kelebihan Toni bisa tampil beda. Bisa dengan kreatif naik Harley Davidson sambil tetep make sarung.

Pilihan Toni make sarung bawa motor gede gitu bukan berarti tidak melewati serentetan proses inkubasi, naturalisasi dan semacamnya itu. Justru Toni sudah mengkaji di berbagai laboratorium di 18 universitas dunia, bahwa pakai sarung itu mencerminkan semangat Soekarnoisme, Pancasila dan kebangsaan dan diatur dalam Undang-undang Dasar 1945 dan juga dibacakan sebagai bagian isi dari Proklamasi.

Karena Dewi Persik yang terus saja natap Toni. Dengan pergunakan sudut kajian geometri, Toni ambil kesimpulan, Dewi fall in love to Toni. Sapparatozzzzz!

***

Selesai Dewi manggung, aku nyoba masang muka cool wae. Toh kita laki-laki kudu secara fenomenal menjaga citra diri alias lotion atau jaim agar dipandang sebagai buaya or crocodile. Tapi, tidak tahan juga dengan senyum Dewi yang ngembang terus.

Toni dekati ia,"How are you, Dewi. Show njenengan really fantastic and scientific!"
"Piye, mas. Sorry?"
"Scientific, maksudnya sampeyan sudah tunjukkan sebuah show yang penuh energi. Masalah energi di bahas dalam fisika quantum ikhlas, Wi." Kataku berwibawa biar Dewi lebih mudeng, yo ora?
"Oh." Dewi cuma bergumam doang, kuakui bibirnya sangat seksi atau really sexy speed.

Aku dikit malu, sebenarnya. Tapi kuatkan hati untuk nekad megang tangannya yang halus atau smart. Niatku biar bisa bilangin, aku juga tresno Dewi, ohhh.

Plakkkkk

Sebuah pentungan mendarat di tanganku dengan kecepatan cahaya kali volume yang menghasilkan kalkulasi fisika 10000 pound, artinya sakit banget.
[postlink] https://separatosclan.blogspot.com/2011/07/dewi-persik-naksir-toni.html[/postlink]
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Separatos Clan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger