
Mereka mengalami suatu broken home atau keretakan rumah tangga. Beberapa peneliti rumah sakit jiwa tempat Toni bekerja mengatakan, itu membuat munculnya syndrome Harry Potter atau G-Spot. Harusnya itu dipahami setiap laki-laki yang ada pada istri-istrinya. Dengan pemahaman G-Spot, maka secara elektrik mekanis, akan memunculkan efek domino kebahagiaan rumah tangga.
Rumah tangga yang bahagia itu adalah rumah tangga yang tidak korupsi. Tidak merugikan negara dan suka bergotong royong. Juga membantu donor darah ke PMI.
Penelitian di universitas-universitas besar dunia, dikatakan bahwa politik itu adalah jalan untuk bisa cepat menikah. Dengan menikah maka akan ada suatu macam energi atau semangat atau libido untuk memiliki anak. Ketika tidak punya anak, maka secara endemis, akan menyebabkan terjadinya kekisruhan 27 Juli dalam rumah tangga. Ketika rumah tangga rusak maka akan rusak pula secara simetris pada negara atau nusantara atau country.
Presiden harus memiliki suatu government yang sensual agar lelaki-lelaki pejabatnya tidak bermain ke lokalisasi dan tidak akan korupsi
Post a Comment