http://www.youtube.com/watch?v=GDMXMpFbVpIendofvid
[starttext]Melihat segalanya semudah Tony Blank

Toni iku yo pernah lho jatuh cinta. Tapi jatuhnya Toni lupa kapan tanggalnya. Bukan apa-apa, tapi kalo bepergian, Toni sangat sering lupa bawa-bawa kalender.
Cinta pertama Toni nama Surti. Dia anak erte sebelah. Bapaknya tidak Toni ketahui lho, jadi jangan salahkan Toni karena lagi-lagi lupa. Wong aku cuma bisa inget anaknya doang. Thok, anaknya doang. Sumpah. Aku ogah inget-inget nama bapaknya. Ntar malah yang kebayang kumis bapaknya itu yang beneran tidak serapi kumis Toni.
Gini ceritanya. Waktu itu, Toni belum dituduh sebagai orang tidak waras oleh mereka-mereka yang tidak pernah kuliah di luar negeri itu. Nah, sore itu, Surti lagi duduk-duduk dengan simboknya, nyari kutu. Aku yakin, surti sebenarnya tidak punya kutu. Alasanku yang sudah melalui uji laboratorium, karena Surti itu ditaksir Toni, kan tidak logis, tidak ilmiah dan tidak masuk akal kalau Surti kutuan, ya gak? Aku kutuk jadi batu kalau ada yang ikut nuduh Surti kutuan. Meski, sebenarnya kemudian cerita cinta Toni berakhir sad ending. Sebabnya, Toni sekarang sudah bunting dengan suaminya. Sayangnya, suaminya bukan Toni. Karena kecewa maka Papi Clinton pada jaman revolusi nyuruh Toni pulang ke amrik untuk kuliah lagi. Tujuan baik dari Papi Clinton, biar kelak Toni bisa cari pacar dengan cara ilmiah.
Bagaimana cara mencari pacar secara ilmiah, tunggu Toni nyerocos kalau selesai kuliah ya. Doain Toni gak sampai Drop Out yak![endtext]
[postlink]
https://separatosclan.blogspot.com/2011/07/toni-jatuh-cinta.html[/postlink]
[starttext]Melihat segalanya semudah Tony Blank

Cinta pertama Toni nama Surti. Dia anak erte sebelah. Bapaknya tidak Toni ketahui lho, jadi jangan salahkan Toni karena lagi-lagi lupa. Wong aku cuma bisa inget anaknya doang. Thok, anaknya doang. Sumpah. Aku ogah inget-inget nama bapaknya. Ntar malah yang kebayang kumis bapaknya itu yang beneran tidak serapi kumis Toni.
Gini ceritanya. Waktu itu, Toni belum dituduh sebagai orang tidak waras oleh mereka-mereka yang tidak pernah kuliah di luar negeri itu. Nah, sore itu, Surti lagi duduk-duduk dengan simboknya, nyari kutu. Aku yakin, surti sebenarnya tidak punya kutu. Alasanku yang sudah melalui uji laboratorium, karena Surti itu ditaksir Toni, kan tidak logis, tidak ilmiah dan tidak masuk akal kalau Surti kutuan, ya gak? Aku kutuk jadi batu kalau ada yang ikut nuduh Surti kutuan. Meski, sebenarnya kemudian cerita cinta Toni berakhir sad ending. Sebabnya, Toni sekarang sudah bunting dengan suaminya. Sayangnya, suaminya bukan Toni. Karena kecewa maka Papi Clinton pada jaman revolusi nyuruh Toni pulang ke amrik untuk kuliah lagi. Tujuan baik dari Papi Clinton, biar kelak Toni bisa cari pacar dengan cara ilmiah.
Bagaimana cara mencari pacar secara ilmiah, tunggu Toni nyerocos kalau selesai kuliah ya. Doain Toni gak sampai Drop Out yak![endtext]
Post a Comment